"De, coba kita lihat berapa gajimu bulan ini."
Mbak Ayu meminta saya mendekati meja kerjanya. Di layar laptopnya sudah termpang list gaji dengan nama saya di atas daftar tersebut sebagai orang yang punya besaran gaji itu.
"Bentar dulu, mbak!" saya menutup bagian layar laptop yang menampilkan berapa besar nominal gaji dengan tangan kanan. Saya belum siap liat gaji saya seberapa bulan ini. Saya memang sempet memperkirakan gaji saya melebihi total gaji normal saya. Bulan itu saya cukup banyak lembur soalnya. Kemudian saya angkat tangan saya pelan-pelan dari laptop mbak Ayu. Angka gaji saya muncul perlahan.
Dan, gaji saya jauh di bawah perkiraan.
Dan, gaji saya jauh di bawah perkiraan.
"Kok kecil gini gaji saya, mbak??"