Hari ini tepat setahun lalu pertama kali saya mulai menjalin komunikasi dengan pacar di awal pertemuan kami. Media yang kami gunakan via SMS. Tanggalnya gampang diinget karena bertepatan dengan hari Ibu.
Facebook, TV, BBM, semua temanya tentang hari ibu. Ibu saya sendiri kalo diingat - ingat tahun ini ada 2 sifat yang menonjol. Pertama: dia gampang ketawa dan ketawanya renyah sekali. Hanya mendengar dia ketawa saja satu rumah ikut ketawa. Tawanya menjadi sumber bahagia kami, seakan seorang comic stand-up comedian paling petjah, anggota keluarga yang lain penontonnya, rumah kami panggungnya, dan suara ketawanya adalah bit sekaligus punch line miliknya yang gak pernah gagal bikin kami terbahak - bahak.
Sifat kedua adalah kecepatan berpikir yang tak diikuti oleh kecepatan bicara. Bibir dan otaknya gak nyambung. Otaknya sudah memerintah sesuatu, tapi lidahnya belum siap. Sering terjadi dialog - dialog seperti ini:
Ibu: 'Wan, tolong ambilkan itu di sebelahnya itu ya!'Saya: 'Oke..'
Dan anehnya saya ngerti! Meski hanya menggunakan kata 'itu'.
