(ga sekedar) Semi - Pro


Perkembangan terakhir tentang game Real Football yang sedang saya mainkan, beberapa hari lalu saya baru saja menamatkan Advanced League. Dua tingkat di bawa Liga Profesional. Tapi meskipun belum level Pro, liga di level ini sudah sangat sulit saya menangkan. Game-nya relatif mudah, cuman saya aja yang bego mainnya.

Di fase Advanced ini, sangat susah sekali menang. Pantesan syarat untuk lolos ke klasemen utama minimal cukup jadi peringkat empat.

Lolos ke liga selanjutnya saja tidak cukup. Dalam satu musim setidaknya ada 5 turnamen yang berjalan.Super Cup, Friendly Cup, Special Cup, Liga Utama, dan Piala Liga. Sayang banget kalo melewatkan semuanya. Hanya saja ada syarat yang harus dipenuhi jika ingin dianggap pantas ikut turnamen - turnamen tersebut. selain memiliki posisi yang oke di klasemen, staf dan fasilitas klub juga harus memenuhi standar. Dan untuk memperoleh semua itu, kita butuh duit.

Turnamen yang pertandingannya dijadwalkan dimulai di awal musim adalah Super Cup. Di liga sebelumnya saya kalah di Super Cup. Cukup bikin down dan membuat saya grogi memulai perjalanan klub selama satu musim. Tapi di fase Advanced ini saya berhasil juara di Super Cup. Membuat langkah saya jadi ringan. Sayangnya liga utama yang sulit dimenangkan dan saya akhirnya menyelesaikan liga di posisi keempat. Nyaris banget gak lolos ke level yang lebih tinggi.

 

Keuangan klub saya di dua musim terakhir saya fokuskan untuk memperbaiki fasilitas dan kualitas staf yang mejadi syarat untuk lolos ke turnamen selanjutnya. Efeknya, saya gak punya duit lagi untuk sekedar melatih kemampuan pemain atau spa tempat pemain beristirahat agar fit untuk pertandingan selanjutnya. Jarangnya pemain saya dilatih membuat kelas mereka dengan lawan - lawan makin jomplang. Pemain yang saya dapet di free transfer pun kualitasnya gak terlalu meyakinkan untuk level turnamen yang lebih tinggi. Kalo ingin punya pemain yang oke, musti beli memakai duit beneran.

Perbedaan kualitas pemain sudah mulai keliatan di level Advanced ini. Pemain saya kalah lari, di kasi bola malah diem, atau lawan gampang mencuri bola dari kami. Syukurnya saya masih punya beberapa pemain yang bisa diandalkan sehingga mampu memaksakan hasil seri. Pemain - pemain itu misalnya kiper, gelandang yang baru saya dapatkan dan sayapaksakan jadi pemain sayap kanan, dan striker yang sebenarnya secara kuantitas skill-nya jauh dari bagus tapi mampu mencetak gol - gol penting menghindarkan saya dari kekalahan. Malah pemain yang bintangnya lebih tinggi lebih sulit diatur gerakannya. Terlalu lincah memang kadang gak baik.

Faktor keberuntungan juga berperan dalam hal ini. Misalnya saat gak sengaja saya bisa menepis penalti lawan (menambah rasa cinta saya kepada kiper kesayangan saya ini). Nama kiper saya Huagen. Hayo, main dimanakah kiper saya ini di dunia nyata? :p

Tapi kesialan juga sering menyerang. Misalnya: gadget panes ketika lagi maen sehingga membuat game not responding. Saat musuh bawa bola, barulah game-nya jadi lancar. Atau kesialan saat pemain saya istirahatkan. Notif di layar laptop saya menunjukkan kalau pemainnya sudah fit, baru game-nya saya buka, si pemain malah istirahat dari nol lagi.

Sekarang saya sudah memasuki separuh Semi-Pro League. Banyak kejutan yang terjadi. Dimana - mana yang isi kata 'semi' memang selalu menarik. Seperti 'musim semi' dan 'film dewasa semi'.


Kejutan pertama adalah berakhir jadi juru kunci turnamen persahabatan (padahal udah bisa memaksa hasil seri melawan 2 tim besar). Yang kedua adalah saya jadi pemuncak grup sementara di liga utama dengan mencetak 29 gol dan baru kemasukan lima hasil kalah sekali, seri sekali, sisanya menang. Tapi di pertandingan terakhir saya di liga utama saya kalah, bikin takut juga sih apakah saya aka kalah terus, soalnya pertandingan masih lama jadi peluang untuk disalip besar banget. Panajangnya turnamen liga utama karena memakai sistem home - away (beda dengan liga utama di divisi sebelumnya yang kandang dan tandang dipilih secara acak).

Syarat untuk ikut turnamen - turnamen di liga selanjutnya kalau saya lolos pun butuh duit yang sangat banyak. dari tujuh turnamen yang disediakan sepertinya saya cuma bisa ikut 4 saja.

Baru saja saya selesai bermain di Piala Liga. Kalah di kandang dengan skor 1 - 2, dengan sangat kebetulan akhirnya bisa membalas di kandang lawan dengan skor 2-3. Dengan keunggulan jumlah skor tandang, saya lolos ke babak seperempat final. Kayaknya game ini diatur biar saya kalah di Piala Liga dan menang di Liga Utama saja. Pemain saya selalu jadi lambat setiap main di piala liga. Dan untuk liga utama, game ini seakan mengatur saya agar jadi juara tapi selisih poin dengan posisi nomor dua gak jauh - jauh amat. Karena sesekali pemain saya juga mendadak menjadi lambat dan tidak agresif sehingga lawan bisa mencetak gol dengan mudah.


4 bukan komentar (biasa):

Adittya Regas said...

apa ini komeng di atas -..-

Baru tahu kalau cara mainnya kayak gitu, kebetulan saya lebih suka main PES ketimbang ini game, malah Ayah sayang yang keracingan, sampai2 beli HP yg speknya bagus cuman dipakai buat bisa main game ini -____- anakanya pake nokia 3200

Herbal Atasi Penyakit Maag Kronis said...

gila bener2 gamer nih bli..:D
animasi nya kawaiii

djkarya said...

saya cuma baca nama blog ini aja udah *TeRCengANG,hehehe masa bukan bolg sih?

Obat Tradisional Komplikasi said...

temen ane juga suka banget nih sama game ini. walau di dunia nyata dia jago, tapi di game ini dia juga agak kesulitan

Post a Comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI