MENGHINDARI PERMUSUHAN
TULISAN SETELAH TIGA BULAN TIDAK POSTING
Ketika memutuskan tidak menulis, waktu cepat sekali berlalu. Ketika ingin rutin menulis, hari demi harinya berjalan super - super lambat. Susah banget menemukan momentum untuk menulis blog. Untuk membuka laptop saja sulit.
Mumpung ini bisa, kita jadikan ini update singkat saja, ya. Kita ringkas sebisanya.
Jadi dari september hingga akhir tahun ini ada satu momen besar yang terjadi dalam hidup saya. Saya harus ucapkan sekarang agar nantinya kalau saya mau cerita lewat hape tentang yang terjadi di hari itu (yang mostly pasti gak jauh - jauh dari perubahan saya ini), kalian gak bingung.
Kenapa dari hape? Biar ada update saja. Tulisan - tulisan ini mau saya jadikan kenangan. Pesan untuk anak - anak saya jika ingin tahu ayahnya di usia 33 gimana, dan menyampaikan pesan ke mereka. Kali saja saya lupa untuk menyampaikannya di masa depan. Makanya seharusnya saya lebih sering posting.
SELALU PASANG EKSPEKTASI TERBURUK
PERBEDAAN SANGGAH DENGAN MERAJAN
Di facebook, sebuah status ramai disebarkan orang - orang. Status itu tentang perbedaan sanggah dan merajan. Si pembuat status mengatakan bahwa sanggah dan merajan itu berbeda. Sanggah adalah bagian dari merajan. Sedangkan Merajan adalah gabungan dari berbagai sanggah.
Dari tulisannya saya menangkap ide tulisannya berasal dari keresahan penulis tentang penyebutan yang berbeda tiap orang tentang tempat persembahyangan orang Hindu Nusantara. Khususnya yang mengatakan merajan adalah sanggah untuk orang berkasta.
MUSIBAH LIFT AYU TERRA RESORT, UBUD, BALI
Minggu lalu, lift di sebuah resort di ubud jatuh. Menewaskan 5 pegawai yang ada di dalamnya.
...
Saya mulai berfikir. Bagaimana jika hari ini adalah hari terakhir saya? Bagaimana jika tadi pagi adalah kali saya terakhir melihat anak - anak, sedangkan anak kedua masih tertidur dan saya belum sempat melihatnya? Bagaimana jika sebaliknya, Nayaka yang menaruh tas di loker sekolahnya adalah kenangan terakhir saya tentangnya?
Akankah ajal menjemput saya sebelum saya sempat meminta pengampunan terhadap dosa - dosa yang saya lakukan? Akankah orang - orang yang saya sayangi, tiba - tiba meninggalkan saya, tanpa sempat saya buatkan kenangan indah yang cukup bersama mereka?