(ga sekedar) Wanita Cantik Kecebur


Sekarang setap hari saya tidak pernah kelihatan di kantor. Temen - temen kantor ngaku kangen (itu yang dikatakan mereka di depan saya, di belakang mungkin mereka sebenarnya malah sujud syukur).

Selama sebulan ini saya bersama tim berkeliling ke kabupaten - kabupaten seluruh Bali mengambil sampel air. Air sungai, mata air, air danau, air laut, hingga air ASI *kenyot to*ket cabe-cabean*.

Target kami pada bulan Maret ini seluruh titik pengambilan sampel sudah terambil karena bulan depan ada pengambilan sampel lagi untuk program yang berbeda. Panas, hujan, kami lewati. Bukit, lembah, kami arungi. Kalau banyak yang bilang pegawai instansi negeri nggak kerja, nggak semuanya kok. Emang sih nggak bisa saya pungkiri, banyak yang berjanji memberikan pelayan one day service (wan-dae servis), tapi kenyataannya One Nephew Raw (WAN-I PIRO).

Dari kegiatan pengambilan sampel ini beberapa resolusi awal tahun saya mulai terwujud. Salah satunya adalah mengambil sampel air danau dan laut, soalnya tahun lalu saya tidak bisa ikut. Ketika mengambil sampel mata air, pelajaran yang saya dapatkan adalah (1) jangan lupa bilang permisi meskipun di mata airnya tidak tampak ada orang, (2) inge bawa sesajen/canang, (3) mata air juga bisa narsis dan punya selera humor yang tinggi.

Di sekitar kabupaten Badung ada mata air yang akan mengeluarkan air yang lebih besar setiap akan difoto. Awalnya kami kira itu hanya kebetulan. Sampai diulang beberapa kali airnya tetap seperti itu, dan tiap kamera dijauhkan, airnya mengecil. Nggak sampai disana, masih di mata air yang sama, berbeda dengan saat difoto, setiap airnya mau saya ambil untuk sampel di laboratoritum, airnya mengecil. Setelah saya sodorkan tangan ke arah pancuran mata air itu, airnya membesar menyiram muka dan sekujur tubuh saya. Nggak mau nyerah sama mata air ini, saya berusaha ngedapetin airnya meski badan udah basah kuyup. Melalui perjuangan yang cukup ribet, beberapa botol sampel terisi juga. Setelah saya tanya ke warga sekitar, mata air itu memang terkenal angker. :|


Perjalanan berlanjut ke mata air di daerah Gianyar. Baru tahun ini kami jadikan mata air ini sebagai titik pengambilan sampel. Dengan diantar oleh warga lokal, saya dan teman yang bertugas sebagai juru foto menuju mata air yang dimaksud.

Saya: "Jauh nggak pak mata airnya?"
Warga lokal: "Nggak kok. Selemparan batu!"

"Oh, nggak jauh - jauh banget berati", pikir saya.

Setelah melalui 3 bukit dan berjalan sekitar 10 kilo, dengan sisa tenaga yang ada, nafas yang tercecer entah dimana, dan getaran lutut mencapai kekuatan 1000 skala Richter, saya sampai di mata air yang dimaksud. Saya langsung bicara ke bapak - bapak yang nganter saya tadi, "Ngelemparnya pakai meriam ya pak?"

Sampling tahun ini juga agak berbeda dari tahun lalu. Sekarang ada pegawai baru yang juga ikutan. Dua orang cewek - cewek 21 tahun yang secara bergiliran ikut dalam rombongan. Kesamaan mereka berdua adalah gampang jatoh. -____-"

Ketika saya sedang mengambil sampel mata air ke dalam botol, "CEBUR!!!", Ani, nama salah satu pegawai baru ini, jatuh tanpa Ia sadari. Kemudian ketika di sebuah pancuran mata air lainnya lagi - lagi "CEBUR!!!", Ani terpeleset dan nyebur saat hendak melihat pancurannya. Hmm

Sedangkan Wulan, pegawai baru yang lagi satu, saya ajak ketika mengambil sampel air laut. Bermaksud untuk bagi - bagi tugas, di salah satu pantai di Denpasar Timur, saya kasi Wulan kesempatan mengambil air lautnya. Wulan dengan penuh semangat turun ke bibir pantai dan "BYUR!", ia terjun bebas ke laut. Ia yang saat itu salah kostum dengan sepatu joggingnya jadi basah total. Dia lari ke daratan, dan akhirnya saya juga yang harus berendem ngambil sampel air laut. -____-"

Karena hari sudah siang, dengan badan yang sama - sama basah, saya, Wulan, dan tim mampir di salah satu tempat makan untuk makan siang. Setelah selesai makan siang, saya dan Wulan ke mobil duluan sambil nunggu sopirnya bayar di kasir. Sampai di mobil, saya buka mobilnya lalu Wulan duluan masuk ke mobil. Kunci mobil saya kasi dia, saya pergi sebentar ke toilet. Belum jauh berjalan, Wulan gedor - gedor dari dalem mobil. Saya balik lagi ke mobil ingin tahu apa yang terjadi dengan Wulan. KLIK. Pintu mobil terkunci.


Saya suruh Wulan buka dari dalem, ngga bisa. Okeh, saya mulai ngga tau harus ngelakuin apa? Saya teriak panggil sopirnya. Sopirnya lari ke mobil. Sopir nyuruh Wulan ngidupin mobilnya. Wulan loncat ke kursi depan. Wulan nggak langsung nyalain mobil, Ia ragu apa mobilnya sudah di posisi netral? Kalau tiba - tiba mobilnya jalan dan nabrak benda atau orang lain, makin ribet urusan.

"Hidupin saja, Lan! Daripada kamu kehabisan napas di dalem!" teriak saya meski saya ngga tahu apa bener udara di mobil bisa habis apa enggak..

Wulan pun nekat menghidupkan mobil. Mobil akhirnya kebuka dan ternyata posisi mobil sudah di posisi netral jadi mobil tidak langsung jalan saat Wulan hidupkan.

Keluar mobil Wulan berkata ke saya," Lu tega ngunciin gue!!"

...


16 bukan komentar (biasa):

Adittya Regas said...

kenapa gak bedua aja mas di kunci dlam mobil nya, kan lagi basah2 juga

Ione Nasition said...

Syukurlah....*sesakNafs

Imam Fahruddin said...

lama ndak ke sini, ternyata sampean masih tetap kreatif dan kocak

mandor said...

berbagi nafas di dalam mobil mengasyikkan lo mas, gak mau coba?

Obat Herbal Penyakit Keloid said...

wah,,komentarnya pada ngeness...:D

Obat Herbal Untuk Luka Menganga said...

hahaha,,,,kasian bener kecebur terus..:D
berarti cantik tidak menjamin anda bebas dari kesialan..

Yogi Marsahala said...

mata air keramat memang bertuah

Yogi Marsahala said...

mata air keramat banyak yang berkhasiat, komentar juga ya ke blog saya www.goocap.com

OBAT KANKER RAHIM said...

jhahah :D keren

Obat Buat Penyakit Lipoma Tradisional said...

haha bisa saja gan artikelnya lucu bener :D

Obat Herbal Penyakit Glaukoma said...

pict nya keren banget,,,,hahaha
miripp

obat gondok said...

haha lucu lucuu

Obat Herbal Penyakit Parkinson said...

hahaha,,itu sih nasib ..-__- ga bisa dipungkiri..

bimbingan belajar said...

hahaha lucu lucu lucu .. artikelnya bikin ketawa terimakasih postingan nya

bimbel online said...

kreatif..
mantab ceritanya

bimbel online said...

wkwkwkwkwkwkwkw
luncu deh, pos lebih banyak lagi ya, buat seneng hati aja

Post a Comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI