BEAUTY AND THE BEAST (2017) - INI HOLLYWOOD APA BOLLYWOOD?!


Sempat gagal dalam usaha sebelumnya dan akhirnya tanpa sengaj nonton Power Rangers, saya kesampaian juga nonton Beauty and the Beast.

Kesan pertama nonton, pembukaannya keren dimana castle ikonnya Disney berubah sedikit menjadi castle the Beast menyesuaikan dengan filmnya.

Disney masih konsisten dalam cinematografi dan efek - efek yang digunakan. Mirip dengan Cinderella atau Alice in Wonderland.

Yang baru saya sadari adalah Beauty and the Beast adalah film musikal. Sepanjang film dipenuhi dengan nyanyi - nyanyi. Kebanyakan nyanyi daripada cerita yang mau disampein. Galau, nyanyi. Sedih, nyanyi. Seneng, nyanyi. Lagi nyanyi, nyanyi.


Saya berasa nonton film India. Minus selendang dan tarian di kebun bunga serta mengitari pohon besar.

Saya bahkan sempat curiga jangan - jangan di akhir cerita saat kutukan pangeran hilang, the Beast bukannya jadi pangeran, tapi jadi Shah Rukh Khan.

Dan isu yang beredar ternyata benar, Beauty and The Beast juga sedikit mengangkat tentang orientasi seksual sesama jenis.Kayanya hollywood memang sedang gencar mengangkat topik ini sebagai kampanye dukungan terhadap LGBT.


1 bukan komentar (biasa):

igniel.com said...

Sama kaya La La Land banyak nyanyi

Post a Comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI