Yang Katanya Basmi Anjing Bali


Populasi anjing asli Bali kian berkurang. Pihak berwenang membunuh ribuan anjing asli Bali gara - gara wabah rabies di Bali telah menelan banyak korban jiwa. Pembasmian ini adalah opsi terakhir yang diambil pemerintah. Sebelumnya pemerintah telah menghimbau para pemilik anjing untuk memvaksin anjing peliharaan mereka kemudian memberi kalung khusus kepada anjing - anjing yang telah divaksin sebagai tanda kepada petugas agar tidak membunuh mereka jika bertemu di jalan.


Meski sudah banyak anjing yang divaksin, korban rabies terus berjatuhan. Para pemilik anjing beralasan vaksin yang tersedia masih kurang sehingga mereka selalu kehabisan. Di lain pihak, pemerintah mulai mengambil tindakan dengan membunuh semua anjing yang berkeliaran di jalan tanpa pemilik. Karena kebanyakan korban meninggal akibat tergigit anjing Bali, maka anjing yang diburu pun kebanyakan dari ras Bali.

Banyak yang menganggap pemerintah kejam dan tidak punya belas kasihan. Sekejam pacar yang ninggalin kita pas lagi sayang-sayangnya.

Di mata pencinta anjing, pemerintah telah bertindak sadis. Tapi bagi saya pemerintah tidak sepenuhnya salah. Ketika ada orang di sekitar tempat tinggal kita tergigit anjing rabies, bahkan sampai meninggal, pasti akan ada rasa trauma dan resah dalam masyarakat. Jika melihat anjing di jalan, akan langsung curiga anjing itu terkena rabies. Dan pemerintah memiliki kewajiban menjaga ketenangan di masyarakat.

Semua kejadian pasti ada alasan dan tujuan. Jika terus menerus begini, anjing Bali mungkin saja akan punah. Itu semua jika para pemilik anjing terus menyalahkan pemerintah, bukannya mengambil hikmah dari peristiwa ini.

Kebetulan saya sendiri orang Bali dan tinggal di Bali sejak lahir. Saya melihat cara pemilik anjing Bali merawat anjing mereka. Diajak jalan oleh pemiliknya di jogging track/taman tidak ada di kamus para anjing Bali. Anjing Bali dibiarkan hidup seadanya. Tumbuh sendiri tanpa perhatian yang cukup. Pantesan anjing ras Bali disebut dengan Cicing Kacang. Cicing berarti anjing dalam bahasa Bali, dan Kacang karena nasib mereka yang sering dikacangin hidupnya.

Cicing Kacang cuma dikasi makan sisa makan pemiliknya (nasi, kadang isi mie, bahkan sayur *?* ). Tidur di lantai/teras. Agak kasian emang, anjing ras Bali dipelihara karena ga punya anjing impor, dan ga mampu + ga mampu memberi perawatan yang mewah & mahal. Udah diajak jadian sama orang yang lagi kesepian abis putus, setelah dapet yang lebih bagus langsung dibuang.

Bandingkan dengan anjing impor. Diajak jalan - jalan dengan bangga. Digendong kemana - mana. Makanan anjing impor dibuat dan dibeli khusus. Menunya tak jarang harganya lebih mahal dari harga makanan pemiliknya. Anjingnya makan ati, pemiliknya makan mie. Minumnya pun gak sembarangan. Setiap minggu anjing impor dibawa ke salon untuk sekedar keramas, dicek kesehatannya ke dokter hewan secara rutin, tinggal di kandang yang terjaga kebersihan dan higienis. Malamnya si anjing tidur di kasur, pemiliknya di sofa.

Anjing Bali hanya salah perawatan saja. Coba cara merawatnya sama dengan memelihara anjing impor, diperlakukan selayaknya mereka juga salah satu ciptaan Tuhan.

Mungkin ada baiknya nasib Cicing Kacang seperti sekarang ini, dimusnahkan spesiesnya. Kelak saat populasinya makin sedikit, lalu jadi langka, sehingga harganya menjadi mahal. Kemudian anjing Bali akan naik kelas, setara dengan anjing impor. Meski muka gak selucu Pomeranian; bulu setebal Shih Tzu; sebesar Irish Wolfhound; seseram Rotweiler; sekeren Siberian Huskey; dan seimut Peking, Chihuahua, Papillon, Bichon Frise. tapi Cicing Kacang akan diperlakukan selayaknya.

Semoga. (*)


6 bukan komentar (biasa):

Heru 'Siuplug' said...

betul tuh, dimusnahin trus disisain sepasang aja, biar jadi langka dan mahal, hahaha

Erress said...

wah, kasihan ya...nasib anjing bali...

cafe said...

kasihan bangettttt

Terapi Obat Liver said...

emang kasihan sih bli kalau harus di bunuh. tapi jika itu yang terbaik...... kita bisa apa
ya semoga saja.. cicing kacang bisa di perlakukan dengan baik di kemudian hari

Batam said...

Kasian banget, emangnya ga ada cara lain selain dimatiin semisalnya kayah diompomgin az toh... nah gimana

Obat Penyakit Kencing Manis said...

kalian yang memebasmi kelakuanya lebih dari anjing bali

Post a Comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI