(ga sekedar) Sisir Anjing untuk Manusia

Saya pindah ke kantor baru bertepatan dengan si pacar yang mulai penelitian. Tiap pulang kantor, saya nemenin dia bikin skripsi, biasanya di mekdi. Saya sekarang kerja di badan yang bergerak di bidang kimia, sehari - hari mempelajari kerja alat lab dan sistem yang terjadi di dalamnya. Pulang kantor langsung nemenin pacar bikin skripsi, tentang kimia, yang sejatinya ga begitu saya ngerti. Tiap saya ditanyai pendapat soal suatu rumus atau hal kimia, mata berkunang - kunang.

Bergulat dengan kimia dari mulai kerja jam setengah 8 pagi sampai jam 8 malem + masih memakai baju kantor di tempat nongkrong (yang seringkali panes dan ribut) adalah kombinasi yang ciamik sekali. Tempat saya nemenin pacar bikin skripsi memiliki wahan bermain untuk anak - anak TK, seperti berisi prosotan dan arena tarung Smack Down. Okee becabda, cuma perosotan dan tempat outbond mini untuk anak-anak. Anak - anak kecil yang main disana itu semua pada kesurupan. Ganggu banget. Dasar anak setan! Pokoknya saya menolak dengan sangat adanya undang - undang yang melarang warga sipil membawa senjata api. Karena saat ini saya ingin mem-bazooka arena bermain itu hingga anak itu bercera berai menjadi puing.

Segala musibah yangterjadi ini berawal secara heroik saat saya bilang ke pacar, "Sayang, aku akan menemanimu bikin skripsi sampai usai kelak hingga kamu lulus tepat waktu."

Namun sekarang tiap diminta nemenin, di mulut: "Oke honey :)". Dalem hati: "IT'S A TRAAAAAAP."


Bukan masalah nemeninnya, tapi bermasalah pada ngebahas-kimia-masih-dengan-pakaian-kantor-di-ruangan-yang-panas.

Sebagai cowok saya ga boleh nyerah. Cowok itu musti teguh pada komitmennya. Btw, ada yang punya mesin waktu ga? Biar saya bisa kembali ke saat saya sebelum saya bilang ke pacar mau nemenin dia nyusun skripsi.

Sambil bikin skripsi, kadang pacar bercerita soal kekonyolan keluarganya. Seperti saat dia cerita kalo orang - orang di rumahnya lagi panik seharian. Sisir mereka ilang. Dicari kesana kemari nggak ketemu. Bapak yang notabene calon mertua saya akhirnya nyerah. Saking frustasinya, saat adik si pacar minta disisirin pas mau berangkat ke sekolah, bapaknya si pacar nekat make sisir anjing mereka.

Sisirnya dicuci dulu. Dan respon si Adik, "Ih itu kan sisirnya Pandaaaaaaa!! (nama anjing mereka)"

14 bukan komentar (biasa):

Anonymous said...

nama anjing = panda? IT'S A TRAAAAAPPPPP

cecep yudi arifin said...

jadi cowok harus tabah ok' haha,,,,

Boku no Blog said...

Kunjungan Blog flying Sobat.., Happy Blogging!

silvi silviani said...

hahahaha ada ada saja

Edi - Aura Ide said...

Perlu pengorbanan, yang sabar!

Nurfahmi Budi said...

Nice Articel. Awesome blognya. Sila Mampir ke fahmilanisti.blogspot.com dan penaone.com.

Regards :)

Nurfahmi Budi Prasetyo

tantristory said...

hahaha.. intinya opo iki.. :D

averilshop said...

coba deh kalo udah jadi bini..bakal cuek abis2an :p

salam,
www.averilshop.com

KiOSTiX said...

emang ga sekedar cerita biasa :D two thumbs deh

pengobatan paru paru basah said...

pasti musiknya melinda cinta satu malam sampe sampe sikucingnya gak bisa berhenti goyang tuh.. hahahaha

rafraf said...

waduh... ternyata pembahasan judulnya ada di akhir...

masii sama aja ni bli kaya dulu...

btw,,, jangan nyerah buat nemenin pacarnya dan berhadapan dengan rumus kimia ya... :D

Obat Kanker Payudara Tradisional said...

Makasih banyak info nya ,,,,,,,,

Obat Kolesterol Tradisional said...

makasih banyak info nya ,,,,,,

green angelica said...

info penting

Post a Comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI