Yang Katanya 2,5 Miliyar


Hadirnya boyband selevel 1 Direction (1D) ke Indonesia gak terlewat dari bahasan stasion TV Indonesia. Dari ulasan mereka pula saya jadi tahu kalau per hari 1D mampu menghasilkan pendapatan sebesar 2,5 MILIYAR!

Yang menarik bukan hasil yang mereka dapet sekarang. Tapi proses hingga sampai di titik ini, berpenghasilan 2,5 miliyar per hari. Setiap orang bisa membuat konsep mengumpulkan 5 cowo ganteng yang bisa menyanyi dan menari. Semua orang bisa mencari dan menemukan 5 cowo yang masuk kriteria itu. Tapi gak semua orang bisa menyiapkan semuanya sesempurna ini. Butuh tim yang solid untuk melahirkan lagu - lagu hits. Memasarkan sesuatu sehingga mendapatkan penjualan yang besar tidak gampang. Seandainya saya mendapat kesempatan menghendel 1D belum tentu mereka bisa mendapatkan penghasilan sebesar sekarang. Membuat merchandise yang bagus dan mampu menjualnya juga bukan persoalan mudah. Salah jika ada yang bilang "Pantes aja mereka sukses, modal ganteng dan pinter nyanyi".

Modal mereka gak cuma itu. Tim yang solid dan manajemen yang kuat yang bikin semua itu terjadi.

Yang Katanya Kado Ulang Tahun


Bisa dibilang ini kelanjutan dari cerita saya tentang cara ngasi kado yang gak gitu - gitu aja.

Enaknya ulang tahun di tanggal yang sama dengan pacar adalah bisa saling tukeran kado. Hadiah yang kita kasi balik modalnya cepet. #PacarPerhitungan.

Yang kasian itu adalah ibu mertua. Kali ini orang yang musti beliau kasi hadiah nambah satu, yaitu eike. Sebelumnya mertua musti ngasi hadiah ke adiknya, lalu anaknya, sekarang muncul satu tuyul yang lahir di tanggal yang sama. Maafkan aku, ibu mertua. Jangan engkau cabut restumu untukkuu..

Ada beberapa hadiah yang terpikirkan yang akan saya kasi ke pacar.

Ogoh - ogoh mini

Kebetulan ulang tahun kami jatuh deket - deket hari raya Nyepi, dan Nyepi identik dengan Ogoh - Ogoh, kenapa tidak saya kasi saja dia ogoh - ogoh mini yang banyak dijual di pinggir jalan. Saya selalu melihat ogoh - ogoh mini dijual di pinggir jalan setiap sampling untuk analisis kualitas air. Bentuknya lucu juga. Lumayan buat dipajang di meja belajar.

Yang Katanya Resolusi 2015 (yang telat banget)


Wahai engkau manusia yang berapi - api di tahun baru, masihkan semangat itu?

Biasanya orang ngebahas resolusi di awal tahun. Momennya dapet, suasananya mendukung, harapan masih membumbung. Seiring waktu berlalu, semua seakan lupa dengan resolusi yang mereka buat. Menjalani hari dengan biasa, panik menjelang akhir tahun karena belum banyak pencapaian yang diraih, akhirnya mengakhiri tahun dengan pasrah.

Semoga dengan membahas resolusi di seperempat tahun 2015 ini bisa jadi reminder buat kalian untuk ngecek lagi resolusi, target, dan harapan yang kalian susun di awal tahun. Ada yang gak punya resolusi? Come on! Hidup yang direncanakan saja bisa jadi berantakan, apalagi yang gak punya tujuan apa - apa.

Takut kecewa akan resolusi yang gagal adalah salah satu alasan seseorang untuk malas membuat resolusi atau menyusun target selama setahun. Penyebab seseorang merasa kecewa saat gagal karena dirinya optimis. Saya yakin semua orang gak bisa menjaga rasa optimisnya sepanjang waktu. Akan ada titik lelah dimana optimis itu memudar. Diserang kegagalan - kegagalan yang datang, tembok optimis akan goyang dan disitu seseorang mulai down. Bukan rasa optimis yang diperlukan seseorang dalam mengejar target hidupnya, yang Ia butuhkan adalah jiwa POSITIF. Saat gagal, ia mampu mendapat hikmah dan bangkit lagi melanjutkan hidup dengan mengejar target lain (note: disini juga penting memiliki target cadangan agar jika satu gagal masih ada target lain yang dikejar). Sifat positif akan membuat seseorang tidak fokus pada kegagalan, tapi fokus pada peluang dan kesempatan. Jika seseorang fokus pada masalah, ia hanya akan mendapat masalah, jika Ia fokus pada peluang, Ia akan mendapatkan kesempatan.

Yang Katanya Tsum


Banyak yang awalnya gak ngeh sama film Spongebob, lalu berniat ke bioskop bahkan ada yang langsung nonton setelah baca ulasan saya tentang film ini. (Mestinya Nickelodeon ngasi royalti, nih!)

Hari ini saya mau ngelunasin hutang dulu. Setelah membahas Plant vs Zombie, Real Football, Get Rich, Line Rangers, sekarang saya akan membahas game yang dulu pernah saya janjikan.

Game ini cocok dimainkan saat senggang. Santai tapi seru. Setiap hari saya selalu menyempatkan untuk sekedar melihat apa misi hari itu dan menyelesaikannya. Abis itu udah, saya gak membukanya lagi kecuali memang lagi mati gaya banget.

Tsum - Tsum adalah game menghubungkan beberapa bola atau tsum berbentuk tokoh - tokoh Disney. Minimal 3 bola dengan tokoh yang sama. Makin panjang makin bagus. Hasil menghubungkan Tsum akan mendapatkan koin dan poin. Koin bisa digunakan untuk membeli Tsum baru. Biar Tsum kalian gak gitu - gitu aja bentuknya. Ada yang harganya 10 ribu, ada yang 30 ribu mata uang Tsum. Awalnya saya beli yang ceban. Beberapa kali beli dapetnya tokoh itu - itu mulu. Saya putuskan untuk beli 30 ribuan aja. Lumayan, Tsum yang didapet lebih variatif dan efek yang dimiliki serta koin yang dihasilkan lebih gede.

Yang Katanya Spongebob dan Cinderella


Jumlah pengunjung tulisan terakhir saya yang tentang Game Line Ranger melebihi ekspektasi yang bisa saya bayangkan. Enam kali lipat dari jumlah visitor yang biasa saya terima untuk tulisan - tulisan saya lainnya.

Meski saya masih punya hutang 2 game yang harus dibahas, kita jeda dulu ngomongin game. Mari kita ngebahas sesuatu yang mengisi pikiran saya beberapa hari ini dan sudah tidak sabar untuk di-sharing disini.

Ini tentang FILM.

Setelah sekian lama akhirnya saya nonton lagi. Malah dua kali dalam minggu ini. Satu di ultah pacar, satu lagi sendirian pas pulang kantor.

Kita bahas film yang terakhir dulu, The Spongebob Squarepants Movie: Sponge Out of Water.

BAGI YANG BELUM NONTON SEBAIKNYA HENTIKAN MEMBACA SAMPAI DI SINI KARENA SELANJUTNYA BAKAL BANYAK HAL DARI FILM AKAN DIBOCORKAN.